pelatihan microskill RTIK di SMKN 1 Boyolangupelatihan microskill RTIK di SMKN 1 Boyolangu

Tulungagung, 9 April 2026 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan basic digital skill bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Menjawab tantangan tersebut, Relawan TIK (RTIK) kembali menghadirkan program RTIK Goes To School melalui pelatihan microskill yang digelar di SMKN 1 Boyolangu.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini diikuti oleh sekitar 90 siswa dengan penuh antusias. Sejak sesi pembukaan hingga praktik, para peserta terlihat aktif dan bersemangat mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Langkah Nyata Meningkatkan Literasi Digital Pelajar
Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. RTIK hadir membawa misi besar: meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif dan kreatif.
Pelatihan microskill yang diberikan mencakup pemahaman dasar teknologi digital yang sangat penting sebagai fondasi awal. Materi ini dirancang khusus agar mudah dipahami oleh siswa sekaligus relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pendidikan saat ini.
Bekal Awal Menuju Digital Talent Scholarship (DTS)
Menariknya, pelatihan ini juga menjadi pintu gerbang bagi siswa untuk mengikuti program Digital Talent Scholarship (DTS). Program ini merupakan salah satu inisiatif pengembangan kompetensi digital yang bertujuan mencetak talenta-talenta unggul di bidang teknologi.
Dengan mengikuti pelatihan ini, para siswa telah selangkah lebih siap untuk memenuhi prasyarat dalam mengikuti pelatihan DTS yang lebih advanced.
Kelanjutan Program yang Berkelanjutan
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Agustus tahun lalu. Konsistensi RTIK dalam menyelenggarakan pelatihan ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan, khususnya di wilayah Tulungagung.
Antusiasme Siswa Jadi Energi Positif
Tingginya partisipasi peserta menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki minat besar terhadap dunia digital. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa pelajar saat ini siap untuk berkembang dan bersaing di era teknologi.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menjadi kreator dan inovator digital di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *