{"id":648,"date":"2026-03-27T17:06:03","date_gmt":"2026-03-27T10:06:03","guid":{"rendered":"https:\/\/nahakaya.com\/?p=648"},"modified":"2026-03-27T17:06:03","modified_gmt":"2026-03-27T10:06:03","slug":"kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/","title":{"rendered":"Kupatan Durenan Trenggalek: Saat Ribuan Rumah Terbuka dan Ketupat Menjadi Simbol Maaf yang NyataPagi itu di Durenan, Trenggalek, tidak ada pintu yang tertutup."},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pagi Itu, Pintu Rumah Terbuka untuk Siapa Saja<\/strong><br>Tidak ada undangan resmi. Tidak ada daftar tamu.<br>Namun orang-orang datang\u2026 dari berbagai arah.<br>Mereka masuk ke rumah-rumah yang bahkan belum pernah mereka kenal sebelumnya. Disambut dengan senyum, dipersilakan duduk, lalu disuguhi ketupat hangat dengan sayur tewel yang khas.<br>Di momen itu, tidak ada perbedaan. Tidak ada sekat.<br>Yang ada hanya satu hal: rasa ingin saling memaafkan.<br>Inilah kupatan\u2014tradisi yang bukan sekadar budaya, tapi pengalaman batin yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.<br><strong>Lebaran yang Datang Setelah Lebaran<\/strong><br>Bagi masyarakat Trenggalek, kupatan bukan acara biasa. Ia adalah \u201cLebaran kedua\u201d.<br>Dilaksanakan setelah enam hari puasa Syawal, kupatan menjadi puncak dari perjalanan spiritual setelah Ramadhan. Jika Idul Fitri adalah momen kembali suci, maka kupatan adalah momen menguatkan kesucian itu dalam hubungan sosial.<br>Di Kecamatan Durenan, tradisi ini bahkan terasa lebih hidup dibanding hari pertama Lebaran.<br>Ribuan orang turun ke jalan.<br><strong>Ratusan rumah berubah menjadi \u201crumah bersama.\u201d<\/strong><br>Dan ketupat menjadi bahasa universal yang menyatukan semuanya.<br>Ketika Ketupat Tidak Lagi Sekadar Makanan<br>Di Tulungagung, kupatan hadir dengan wajah yang lebih tenang, namun justru terasa lebih dalam.<br>Ketupat digantung di depan rumah.<br>Bukan sekadar hiasan, tapi pesan tanpa kata:<br>\u201cKami terbuka. Silakan datang.\u201d<br>Di balik anyaman janur itu, tersimpan filosofi Jawa:<br>ngaku lepat \u2014 mengakui kesalahan.<br>Ketupat menjadi simbol kejujuran hati.<br>Bahwa manusia tidak luput dari salah.<br>Dan bahwa meminta maaf bukanlah kelemahan, tapi kekuatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca juga : <a href=\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/tradisi-kupatan-trenggalek-tulungagung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tradisi Kupatan di Trenggalek dan Tulungagung: Sejarah, Makna, dan Keunikannya di Tengah ModernisasiPengantar: Kupatan, Tradisi Lebaran Kedua yang Sarat Makna<\/a><br><strong>Tradisi yang Menghangatkan Lebih dari Sekadar Perut<\/strong><br>Kupatan bukan tentang seberapa banyak makanan yang disajikan.<br>Ia tentang:<br>\u2022 tangan yang saling berjabat<br>\u2022 mata yang saling menatap penuh haru<br>\u2022 dan hati yang perlahan luluh setelah sekian lama menyimpan jarak<br>Di Trenggalek, seseorang bisa makan di puluhan rumah dalam sehari.<br>Di Tulungagung, seseorang bisa menemukan kembali rasa \u201crumah\u201d di tempat yang sederhana.<br>Kupatan mengajarkan satu hal penting:<br>bahwa kebahagiaan seringkali hadir dalam bentuk yang sangat sederhana.<br><strong>Di Tengah Dunia Digital, Tradisi Ini Justru Semakin Dicari<\/strong><br>Hari ini, kupatan tidak hanya hidup di desa-desa.<br>Ia juga hadir di layar ponsel.<br>Video suasana kupatan viral di media sosial.<br>Orang-orang mulai datang bukan hanya untuk silaturahmi, tapi juga untuk merasakan langsung kehangatan yang sering hilang di kehidupan modern.<br>Ironisnya, di era yang serba cepat dan digital, justru tradisi seperti kupatan yang membuat orang ingin kembali pelan-pelan\u2026 pulang\u2026 dan terhubung kembali.<br>Kupatan: Tentang Maaf yang Tidak Sekadar Diucapkan<br>Kupatan mengajarkan sesuatu yang sering kita lupakan:<br>Maaf bukan hanya kata-kata.<br>Ia harus dihadirkan dalam tindakan.<br>Dengan membuka rumah,<br>dengan menyambut siapa saja,<br>dengan berbagi makanan tanpa memandang siapa yang datang\u2014<br>di situlah makna maaf menjadi nyata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/23\/mudik-1447-tradisi-lebaran-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mudik 1447 H: Tradisi Tahunan yang Selalu Dinanti, Ini Cerita di Baliknya<\/a><br><strong>Penutup: Tradisi yang Tidak Pernah Kehilangan Makna<\/strong><br>Kupatan di Trenggalek dan Tulungagung bukan sekadar tradisi tahunan.<br>Ia adalah:<br>\u2022 pelajaran tentang keikhlasan<br>\u2022 pengingat tentang pentingnya hubungan manusia<br>\u2022 dan bukti bahwa budaya lokal masih punya kekuatan besar untuk menyentuh hati<br>Di tengah dunia yang semakin sibuk dan individual, kupatan hadir sebagai jeda.<br>Sebagai ruang untuk kembali menjadi manusia seutuhnya.<br>Dan mungkin\u2026<br>itulah alasan mengapa tradisi ini tidak pernah benar-benar hilang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pagi Itu, Pintu Rumah Terbuka untuk Siapa SajaTidak ada undangan resmi. Tidak ada daftar tamu.Namun orang-orang datang\u2026 dari berbagai arah.Mereka masuk ke rumah-rumah yang bahkan belum pernah mereka kenal sebelumnya. Disambut dengan senyum, dipersilakan duduk, lalu disuguhi ketupat hangat dengan sayur tewel yang khas.Di momen itu, tidak ada perbedaan. Tidak ada sekat.Yang ada hanya satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":649,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-648","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kajian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kupatan Durenan Tradisi Lebaran Kedua yang Bikin Haru &amp; Rindu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tradisi kupatan di Trenggalek dan Tulungagung bukan sekadar makan ketupat. Ada kisah haru, silaturahmi, dan filosofi maaf yang menyentuh hati\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kupatan Durenan Tradisi Lebaran Kedua yang Bikin Haru &amp; Rindu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tradisi kupatan di Trenggalek dan Tulungagung bukan sekadar makan ketupat. Ada kisah haru, silaturahmi, dan filosofi maaf yang menyentuh hati\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nahakaya.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-27T10:06:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Khotibul umam\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Khotibul umam\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Khotibul umam\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a\"},\"headline\":\"Kupatan Durenan Trenggalek: Saat Ribuan Rumah Terbuka dan Ketupat Menjadi Simbol Maaf yang NyataPagi itu di Durenan, Trenggalek, tidak ada pintu yang tertutup.\",\"datePublished\":\"2026-03-27T10:06:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/\"},\"wordCount\":536,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/\",\"name\":\"Kupatan Durenan Tradisi Lebaran Kedua yang Bikin Haru & Rindu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-27T10:06:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a\"},\"description\":\"Tradisi kupatan di Trenggalek dan Tulungagung bukan sekadar makan ketupat. Ada kisah haru, silaturahmi, dan filosofi maaf yang menyentuh hati\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"hidangan ketupat sayur tewel khas Jawa Timur\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/2026\\\/03\\\/27\\\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kupatan Durenan Trenggalek: Saat Ribuan Rumah Terbuka dan Ketupat Menjadi Simbol Maaf yang NyataPagi itu di Durenan, Trenggalek, tidak ada pintu yang tertutup.\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/\",\"name\":\"Nahakaya.com\",\"description\":\"Berbagi Ilmu dan Tholabul Ilmi Bersama\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a\",\"name\":\"Khotibul umam\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Khotibul umam\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nahakaya.com\\\/index.php\\\/author\\\/umam\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kupatan Durenan Tradisi Lebaran Kedua yang Bikin Haru & Rindu","description":"Tradisi kupatan di Trenggalek dan Tulungagung bukan sekadar makan ketupat. Ada kisah haru, silaturahmi, dan filosofi maaf yang menyentuh hati","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kupatan Durenan Tradisi Lebaran Kedua yang Bikin Haru & Rindu","og_description":"Tradisi kupatan di Trenggalek dan Tulungagung bukan sekadar makan ketupat. Ada kisah haru, silaturahmi, dan filosofi maaf yang menyentuh hati","og_url":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/","og_site_name":"Nahakaya.com","article_published_time":"2026-03-27T10:06:03+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Khotibul umam","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Khotibul umam","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/"},"author":{"name":"Khotibul umam","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a"},"headline":"Kupatan Durenan Trenggalek: Saat Ribuan Rumah Terbuka dan Ketupat Menjadi Simbol Maaf yang NyataPagi itu di Durenan, Trenggalek, tidak ada pintu yang tertutup.","datePublished":"2026-03-27T10:06:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/"},"wordCount":536,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/","url":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/","name":"Kupatan Durenan Tradisi Lebaran Kedua yang Bikin Haru & Rindu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg","datePublished":"2026-03-27T10:06:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a"},"description":"Tradisi kupatan di Trenggalek dan Tulungagung bukan sekadar makan ketupat. Ada kisah haru, silaturahmi, dan filosofi maaf yang menyentuh hati","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/#primaryimage","url":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg","contentUrl":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/gurih-pedasnya-sompil-lontong-sayur-khas-trenggalek.jpg","width":1280,"height":720,"caption":"hidangan ketupat sayur tewel khas Jawa Timur"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/03\/27\/kupatan-durenan-trenggalek-tulungagung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nahakaya.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kupatan Durenan Trenggalek: Saat Ribuan Rumah Terbuka dan Ketupat Menjadi Simbol Maaf yang NyataPagi itu di Durenan, Trenggalek, tidak ada pintu yang tertutup."}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#website","url":"https:\/\/nahakaya.com\/","name":"Nahakaya.com","description":"Berbagi Ilmu dan Tholabul Ilmi Bersama","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nahakaya.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a","name":"Khotibul umam","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g","caption":"Khotibul umam"},"sameAs":["https:\/\/nahakaya.com"],"url":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/author\/umam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/648","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=648"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/648\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":650,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/648\/revisions\/650"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/649"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}