{"id":780,"date":"2026-05-22T07:40:00","date_gmt":"2026-05-22T00:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/nahakaya.com\/?p=780"},"modified":"2026-05-23T09:06:28","modified_gmt":"2026-05-23T02:06:28","slug":"pentingnya-berkurban-di-era-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/","title":{"rendered":"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dulu, ibadah kurban identik dengan para orang tua, tokoh masyarakat, atau mereka yang sudah mapan secara ekonomi. Namun memasuki tahun 2026, muncul fenomena baru yang menarik perhatian: semakin banyak anak muda mulai berlomba-lomba untuk ikut berkurban.<br>Bahkan di media sosial, tren berbagi momen membeli kambing, menabung kurban, hingga dokumentasi penyembelihan hewan kurban mulai ramai menghiasi timeline digital. Fenomena ini melahirkan istilah baru yang unik: FOMO Kurban atau Fear of Missing Out dalam ibadah kurban.<br>Jika biasanya istilah FOMO identik dengan tren nongkrong, gadget terbaru, atau wisata viral, kini semangat tersebut mulai bergeser ke arah aktivitas religius dan sosial.<br>Fenomena ini menjadi tanda bahwa kurban tidak lagi hanya dipandang sebagai ritual tahunan, tetapi juga simbol kepedulian, identitas sosial, dan gaya hidup spiritual generasi masa kini.<br><strong>Anak Muda Mulai Menjadikan Kurban Sebagai Prestasi Spiritual<\/strong><br>Di era digital, pencapaian hidup sering kali diukur melalui media sosial. Mulai dari karier, pendidikan, kendaraan, hingga gaya hidup dipamerkan di ruang digital.<br>Namun menariknya, belakangan ini mulai muncul perubahan pola konten di media sosial. Banyak anak muda mulai merasa bangga ketika mampu:<br>\u2022 membeli hewan kurban sendiri,<br>\u2022 ikut patungan sapi,<br>\u2022 menabung kurban sejak awal tahun,<br>\u2022 atau berbagi daging kepada masyarakat.<br>Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai religius kini mulai masuk dalam budaya digital anak muda.<br>Kurban bukan lagi dianggap ibadah \u201corang tua\u201d, tetapi mulai menjadi bagian dari pencapaian hidup generasi muda Muslim.<br><strong>Kurban Kini Menjadi Simbol Kepedulian Sosial<\/strong><br>Di tengah meningkatnya individualisme masyarakat modern, kurban justru menghadirkan nilai sosial yang sangat kuat.<br>Banyak generasi muda mulai menyadari bahwa kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan bentuk nyata berbagi kepada sesama.<br>Sebab saat Iduladha tiba, ada jutaan masyarakat yang mungkin hanya bisa menikmati daging setahun sekali. Dari sinilah muncul kesadaran baru bahwa kurban memiliki dampak sosial yang luar biasa besar.<br>Bahkan beberapa komunitas anak muda kini membuat gerakan:<br>\u2022 \u201cSatu Komunitas Satu Sapi\u201d<br>\u2022 \u201cNabung Kurban dari Nongkrong\u201d<br>\u2022 \u201cPatungan Kurban Digital\u201d<br>\u2022 \u201cKurban untuk Daerah Terpencil\u201d<br>Gerakan-gerakan tersebut menjadi bukti bahwa semangat berkurban mulai mengalami transformasi yang lebih modern dan inklusif.<br><strong>Kurban Mengajarkan Nilai yang Sulit Ditemukan di Era Sekarang<\/strong><br>Salah satu alasan penting mengapa kurban semakin relevan adalah karena ibadah ini mengajarkan nilai-nilai yang mulai langka di era digital.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengalahkan Sifat Konsumtif<br>Di tengah budaya belanja online dan gaya hidup konsumtif, kurban mengajarkan manusia untuk rela mengorbankan sebagian hartanya demi kepentingan orang lain.<br>Nilai ini sangat penting, terutama bagi generasi muda yang hidup dalam budaya serba instan dan materialistis.<\/li>\n\n\n\n<li>Melatih Keikhlasan<br>Kurban mengajarkan bahwa tidak semua pengeluaran harus menghasilkan keuntungan pribadi.<br>Dalam kurban, seseorang belajar memberi tanpa berharap imbalan, popularitas, atau keuntungan ekonomi.<\/li>\n\n\n\n<li>Menumbuhkan Empati Sosial<br>Saat seseorang melihat senyum masyarakat yang menerima daging kurban, di situlah muncul rasa empati dan kepedulian sosial yang nyata.<br>Nilai ini menjadi sangat mahal di era ketika hubungan sosial mulai terasa semakin individual.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Fenomena Kurban Digital Membuat Ibadah Semakin Mudah<\/strong><br>Perkembangan teknologi juga membuat ibadah kurban semakin mudah diakses.<br>Kini masyarakat bisa:<br>\u2022 membeli hewan kurban secara online,<br>\u2022 memilih lokasi distribusi,<br>\u2022 memantau proses penyembelihan,<br>\u2022 hingga menerima laporan dokumentasi digital.<br>Kemudahan ini membuat generasi muda semakin tertarik ikut berkurban karena prosesnya lebih praktis dan transparan.<br>Di sisi lain, fenomena ini menunjukkan bahwa teknologi sebenarnya dapat menjadi sarana memperkuat ibadah, bukan justru menjauhkan manusia dari nilai spiritual.<br><strong>Berkurban Bukan Soal Kaya atau Tidak<\/strong><br>Masih banyak orang yang merasa belum pantas berkurban karena menganggap dirinya belum kaya.<br>Padahal semangat utama kurban bukan tentang kemewahan, melainkan keikhlasan dan kesungguhan berbagi.<br>Saat ini bahkan tersedia berbagai solusi:<br>\u2022 tabungan kurban bulanan,<br>\u2022 kurban kolektif,<br>\u2022 patungan sapi,<br>\u2022 hingga program cicilan kurban syariah.<br>Artinya, semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan untuk ikut merasakan kebahagiaan berkurban.<br>Mengapa Kurban Penting di Tengah Krisis Moral?<br>Di tengah meningkatnya krisis sosial, individualisme, dan rendahnya kepedulian masyarakat, kurban sesungguhnya menjadi latihan spiritual yang sangat relevan.<br>Kurban mengajarkan:<br>\u2022 kepedulian,<br>\u2022 pengorbanan,<br>\u2022 solidaritas,<br>\u2022 rasa syukur,<br>\u2022 dan tanggung jawab sosial.<br>Nilai-nilai tersebut justru menjadi kebutuhan utama masyarakat modern saat ini.<br>Karena itu, kurban bukan hanya ibadah tahunan, tetapi juga sarana membangun karakter manusia yang lebih peduli dan berempati.<br>Kurban Bukan Tentang Hewannya, Tapi Tentang Hatinya<br>Sering kali masyarakat terjebak pada ukuran sapi, harga kambing, atau jumlah hewan yang disembelih.<br>Padahal esensi kurban terletak pada ketulusan hati dan semangat pengorbanannya.<br>Dalam konteks modern, kurban dapat dimaknai sebagai upaya melawan egoisme, keserakahan, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia.<br>Mungkin itulah sebabnya ibadah kurban tetap relevan sepanjang zaman, bahkan di tengah kehidupan digital yang terus berubah.<br><strong>Penutup<\/strong><br>Fenomena meningkatnya minat anak muda terhadap kurban menjadi kabar baik bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Indonesia.<br>Kurban kini tidak lagi hanya dipandang sebagai ritual agama, tetapi juga gaya hidup kepedulian sosial yang membawa dampak nyata bagi masyarakat.<br>Di tengah dunia yang semakin individualistis, kurban hadir mengingatkan manusia bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang memiliki, tetapi juga tentang memberi.<br>Dan mungkin, di era modern seperti sekarang, kurban bukan lagi sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk perlawanan terhadap budaya egois yang semakin menguasai kehidupan manusia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dulu, ibadah kurban identik dengan para orang tua, tokoh masyarakat, atau mereka yang sudah mapan secara ekonomi. Namun memasuki tahun 2026, muncul fenomena baru yang menarik perhatian: semakin banyak anak muda mulai berlomba-lomba untuk ikut berkurban.Bahkan di media sosial, tren berbagi momen membeli kambing, menabung kurban, hingga dokumentasi penyembelihan hewan kurban mulai ramai menghiasi timeline [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":781,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-780","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kajian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban? - Nahakaya.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban? - Nahakaya.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dulu, ibadah kurban identik dengan para orang tua, tokoh masyarakat, atau mereka yang sudah mapan secara ekonomi. Namun memasuki tahun 2026, muncul fenomena baru yang menarik perhatian: semakin banyak anak muda mulai berlomba-lomba untuk ikut berkurban.Bahkan di media sosial, tren berbagi momen membeli kambing, menabung kurban, hingga dokumentasi penyembelihan hewan kurban mulai ramai menghiasi timeline [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Nahakaya.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-22T00:40:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-23T02:06:28+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Khotibul umam\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Khotibul umam\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/\"},\"author\":{\"name\":\"Khotibul umam\",\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a\"},\"headline\":\"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban?\",\"datePublished\":\"2026-05-22T00:40:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-23T02:06:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/\"},\"wordCount\":808,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/0e7a7789-1766-4fef-8b77-25b064edb1a1.png\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/\",\"url\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/\",\"name\":\"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban? - Nahakaya.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/0e7a7789-1766-4fef-8b77-25b064edb1a1.png\",\"datePublished\":\"2026-05-22T00:40:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-23T02:06:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/0e7a7789-1766-4fef-8b77-25b064edb1a1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/0e7a7789-1766-4fef-8b77-25b064edb1a1.png\",\"width\":1536,\"height\":1024,\"caption\":\"Pentingnya Berkurban\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/nahakaya.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/nahakaya.com\/\",\"name\":\"Nahakaya.com\",\"description\":\"Berbagi Ilmu dan Tholabul Ilmi Bersama\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/nahakaya.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a\",\"name\":\"Khotibul umam\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Khotibul umam\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/nahakaya.com\"],\"url\":\"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/author\/umam\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban? - Nahakaya.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban? - Nahakaya.com","og_description":"Dulu, ibadah kurban identik dengan para orang tua, tokoh masyarakat, atau mereka yang sudah mapan secara ekonomi. Namun memasuki tahun 2026, muncul fenomena baru yang menarik perhatian: semakin banyak anak muda mulai berlomba-lomba untuk ikut berkurban.Bahkan di media sosial, tren berbagi momen membeli kambing, menabung kurban, hingga dokumentasi penyembelihan hewan kurban mulai ramai menghiasi timeline [&hellip;]","og_url":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/","og_site_name":"Nahakaya.com","article_published_time":"2026-05-22T00:40:00+00:00","article_modified_time":"2026-05-23T02:06:28+00:00","author":"Khotibul umam","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Khotibul umam","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/"},"author":{"name":"Khotibul umam","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a"},"headline":"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban?","datePublished":"2026-05-22T00:40:00+00:00","dateModified":"2026-05-23T02:06:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/"},"wordCount":808,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/0e7a7789-1766-4fef-8b77-25b064edb1a1.png","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/","url":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/","name":"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban? - Nahakaya.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/0e7a7789-1766-4fef-8b77-25b064edb1a1.png","datePublished":"2026-05-22T00:40:00+00:00","dateModified":"2026-05-23T02:06:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#primaryimage","url":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/0e7a7789-1766-4fef-8b77-25b064edb1a1.png","contentUrl":"https:\/\/nahakaya.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/0e7a7789-1766-4fef-8b77-25b064edb1a1.png","width":1536,"height":1024,"caption":"Pentingnya Berkurban"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/2026\/05\/22\/pentingnya-berkurban-di-era-modern\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/nahakaya.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fenomena \u201cFear of Missing Out\u201d Kurban 2026: Mengapa Anak Muda Kini Mulai Takut Tidak Berkurban?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#website","url":"https:\/\/nahakaya.com\/","name":"Nahakaya.com","description":"Berbagi Ilmu dan Tholabul Ilmi Bersama","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nahakaya.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nahakaya.com\/#\/schema\/person\/9f7ae0f381f8a2de49ed790766349c4a","name":"Khotibul umam","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ffd6176042507b30017cce36a866fcec0fd69a00759f842b88519952dd06a06?s=96&d=mm&r=g","caption":"Khotibul umam"},"sameAs":["https:\/\/nahakaya.com"],"url":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/author\/umam\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=780"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":782,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/780\/revisions\/782"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nahakaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}