Cimahi, 29 Juli 2026 – Komitmen dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) koperasi yang profesional dan kompeten kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Asesmen Kompetensi Skema Manajer KDKMP yang berlangsung selama tiga hari, 27–29 Juli 2026, di Kolat IV Pusdikpom Cimahi.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh LSP Talenta Wirausaha Nusantara ini diikuti oleh 539 asesi dari berbagai daerah di Indonesia. Proses asesmen didukung oleh 28 asesor kompetensi yang menjalankan tugas secara profesional, objektif, independen, dan mengacu pada standar kompetensi kerja yang berlaku.
Pelaksanaan asesmen menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa para calon Manajer KDKMP memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan tugas dan tanggung jawabnya. Melalui proses ini, setiap peserta dinilai berdasarkan bukti kompetensi, pengalaman kerja, serta kemampuan yang ditunjukkan selama asesmen berlangsung.
Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh tahapan asesmen berjalan tertib dan lancar berkat sinergi antara panitia penyelenggara, asesor kompetensi, serta para peserta. Semangat, disiplin, dan komitmen seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut.

Salah satu asesor kompetensi, Khotibul Umam, M.Pd, menyampaikan bahwa asesmen kompetensi memiliki peran strategis dalam memastikan kualitas sumber daya manusia yang akan mengelola koperasi di masa depan.
“Asesmen kompetensi bukan sekadar proses penilaian untuk menentukan kompeten atau belum kompeten. Lebih dari itu, asesmen merupakan upaya memastikan bahwa setiap Manajer KDKMP benar-benar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai standar kompetensi nasional. Dengan manajer yang kompeten, koperasi akan semakin profesional, dipercaya masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.” — Khotibul Umam, M.Pd., Asesor Kompetensi
Menurutnya, sertifikasi kompetensi juga menjadi bentuk pengakuan terhadap kemampuan profesional seseorang sekaligus mendorong budaya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan di lingkungan koperasi.
Asesmen kompetensi bukan sekadar proses evaluasi kemampuan, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas SDM koperasi Indonesia. Dengan kompetensi yang terukur dan diakui melalui sertifikasi, para Manajer KDKMP diharapkan mampu menjalankan fungsi manajerial secara profesional, meningkatkan tata kelola koperasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Keberadaan manajer yang kompeten menjadi salah satu fondasi penting dalam penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang modern, akuntabel, adaptif, dan berdaya saing.

LSP Talenta Wirausaha Nusantara menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, asesor kompetensi, dan peserta yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi seluruh pihak menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan investasi penting dalam membangun koperasi Indonesia yang lebih maju.
Dengan terselenggaranya asesmen ini, diharapkan semakin banyak tenaga profesional yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai standar nasional sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan koperasi dan pembangunan ekonomi bangsa.
SDM Kompeten, Koperasi Kuat, Indonesia Hebat.
