Beji, 14 Juli 2026 – Yayasan Ikhlas Nur Amal Desa Beji kembali menyelenggarakan Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim/Piatu serta Dhuafa yang bertempat di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Beji, Selasa (14/7/2026). Kegiatan sosial keagamaan ini merupakan agenda rutin tahunan yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Beji, para muhsinin, dan seluruh masyarakat. Setiap tahun, lokasi pelaksanaan santunan dilaksanakan secara bergilir di berbagai lingkungan di Desa Beji sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai setelah salat Magrib dengan pembacaan Hadiah Al-Fatihah yang ditujukan kepada para leluhur, orang tua anak yatim yang telah wafat, para muhsinin, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat yang telah mendahului kita. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang diikuti oleh seluruh jamaah. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan hingga prosesi penyerahan santunan kepada para penerima manfaat. Sebagai penutup rangkaian acara setelah Magrib, doa dipimpin oleh salah seorang anak yatim yang turut menghadirkan suasana haru dan penuh makna bagi seluruh hadirin.
Pada tahun ini, sebanyak 29 anak yatim/piatu menerima santunan. Dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat mencapai Rp79.651.000. Dari jumlah tersebut, dana yang disalurkan untuk santunan anak yatim/piatu sebesar Rp60.151.000.
Selain santunan kepada anak yatim/piatu, Yayasan Ikhlas Nur Amal juga menyalurkan bantuan kepada 39 orang dhuafa dengan total dana sebesar Rp19.500.000. Jumlah penerima tersebut merupakan perwakilan dari setiap RT di Desa Beji, sehingga setiap RT mengusulkan satu orang dhuafa yang dinilai layak menerima bantuan. Mekanisme tersebut diharapkan mampu mewujudkan pemerataan penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Usai jamah sholat salat Isya’, rangkaian acara dilanjutkan dengan Pengajian Umum yang diawali dengan penampilan Grup Sholawat An-Nur Beji. Lantunan sholawat yang menggema di Masjid Baitul Muttaqin menambah semarak suasana sekaligus mengajak seluruh jamaah untuk semakin mencintai Rasulullah ﷺ.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ikhlas Nur Amal menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan santunan yang telah menjadi agenda rutin tahunan Yayasan Ikhlas Nur Amal Desa Beji. Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Beji, para muhsinin, Pemerintah Desa Beji, panitia, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan penuh keberkahan.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan santunan anak yatim/piatu dan dhuafa merupakan amanah yang akan terus dijaga keberlangsungannya. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan masyarakat Desa Beji dalam membantu sesama, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa.
Ketua Yayasan juga menjelaskan bahwa seluruh dana yang dihimpun dari masyarakat disalurkan sepenuhnya kepada para penerima manfaat, yaitu anak yatim/piatu dan dhuafa, tanpa dipotong untuk biaya operasional. Adapun kebutuhan operasional penyelenggaraan kegiatan, seperti konsumsi, perlengkapan, dan keperluan teknis lainnya, diperoleh dari bantuan para dermawan dan pihak-pihak lain yang secara khusus memberikan dukungan. Dengan demikian, amanah yang dititipkan masyarakat dapat disalurkan secara utuh kepada mereka yang berhak menerimanya.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa insya Allah pelaksanaan Santunan Anak Yatim/Piatu dan Dhuafa tahun 2027 akan diselenggarakan di RW 4 Dusun Krajan, Desa Beji. Beliau berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan budaya berbagi yang telah tumbuh di tengah masyarakat dapat terus dipelihara sehingga kegiatan ini tetap istiqamah dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Puncak acara diisi dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH. Abdul Aziz dari Tulungagung. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperbanyak amal saleh, serta menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa. Beliau juga mengingatkan bahwa harta yang diinfakkan di jalan Allah tidak akan mengurangi rezeki, melainkan menjadi sebab datangnya keberkahan bagi diri, keluarga, dan masyarakat.
Kegiatan Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim/Piatu serta Dhuafa Yayasan Ikhlas Nur Amal ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan ukhuwah Islamiyah masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Beji. Melalui kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan ini, diharapkan semangat berbagi dan saling membantu dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Semoga Yayasan Ikhlas Nur Amal senantiasa diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam mengemban amanah, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi memperoleh balasan pahala, keberkahan rezeki, dan ridha Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *