Di era digital yang semakin berkembang pesat, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu strategi penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar. Menyadari pentingnya hal tersebut, Universitas Bhineka bekerja sama dengan Rumah Inovatif BPSDMP Surabaya mengadakan pelatihan DEA AI untuk membantu UMKM pemula dalam memanfaatkan teknologi digital dan AI untuk pemasaran.

Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, pada 22-23 Maret 2025, dan diikuti oleh 150 peserta yang dibagi ke dalam tiga kelas. Kegiatan ini menghadirkan tiga instruktur ahli di bidang pemasaran digital berbasis AI, salah satunya adalah Khotibul Umam, M.Pd., Direktur LPK Mitra Ilmu Tulungagung.

Menggali Potensi AI dalam Pemasaran Digital

Pelatihan DEA AI bertujuan membekali peserta dengan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam menerapkan AI untuk berbagai aspek pemasaran digital. Beberapa tujuan utama dari pelatihan ini meliputi:

  • Membantu UMKM menjadi pakar pemasaran digital yang mampu memanfaatkan AI.
  • Mengoptimalkan strategi pemasaran digital dengan AI.
  • Mengajarkan riset pasar berbasis AI dan pembuatan persona buyer.
  • Memberikan keterampilan dalam pembuatan konten teks, gambar, dan video menggunakan AI.
  • Mengoptimalkan kampanye pemasaran digital dan analisis data berbasis AI.
  • Mendorong peserta untuk menyusun strategi pemasaran digital yang terukur dan berkelanjutan.

Antusiasme Tinggi dari Peserta

Para peserta menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mengikuti pelatihan ini. Mereka aktif berdiskusi, mencoba berbagai teknik pemasaran berbasis AI, serta menyusun strategi digital untuk bisnis mereka masing-masing. Dengan adanya bimbingan dari para instruktur berpengalaman, peserta mendapatkan wawasan dan keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha mereka.

Salah satu peserta, Rina, seorang pemilik usaha makanan ringan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat membantunya memahami cara menggunakan AI untuk membuat konten pemasaran yang lebih menarik dan efisien. “Dulu saya hanya mengandalkan postingan manual di media sosial, sekarang saya tahu bagaimana AI bisa membantu saya dalam membuat konten yang lebih menarik dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” ujarnya.

Membangun UMKM Berbasis AI yang Berkelanjutan

Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung sehingga peserta dapat segera menerapkan strategi yang mereka pelajari. Dengan adanya AI, UMKM dapat lebih efisien dalam melakukan riset pasar, membuat konten yang relevan, serta menganalisis data pemasaran secara real-time.

Keberhasilan pelatihan ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi bisnis berbasis digital yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan pemanfaatan AI yang tepat, para pelaku UMKM dapat mengoptimalkan strategi pemasaran mereka, meningkatkan omzet, dan memperluas pangsa pasar secara lebih efektif.

Melihat antusiasme dan manfaat yang dirasakan oleh peserta, diharapkan pelatihan serupa dapat terus dilakukan guna mempercepat digitalisasi UMKM di Indonesia. Masa depan bisnis ada di tangan mereka yang mampu beradaptasi dengan teknologi, dan AI adalah salah satu kunci utama menuju kesuksesan di era digital ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *