Kediri, 20 November 2025 — Pelatihan bagi pengajar Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) jenjang SD Kota Kediri resmi ditutup pada Kamis (20/11). Diklat yang berlangsung sejak 30 Juni hingga 20 November 2025 ini diikuti 45 peserta, terbagi dalam dua kelas, dan dilaksanakan dengan pola in1-on-in2.

Pelatihan ini didampingi oleh fasilitator dari LPD Roudlotut Tholibin, yang berperan besar dalam memastikan proses belajar berlangsung efektif dan terarah. Untuk Kelas A, pendampingan diberikan oleh bapak Ary Sunaryo dan bapak Fetri Kiswantoro, sedangkan Kelas B difasilitasi oleh bapak Khotibul Umam dan ibu Mei Santi. Kehadiran para fasilitator menjadi salah satu faktor keberhasilan pelaksanaan diklat, karena peserta memperoleh bimbingan sesuai kebutuhan pembelajaran di jenjang SD.

Kegiatan pelatihan dan penutupan digelar di SMP Negeri 1 Kota Kediri. Kepala SMPN 1, Ibu Satriyani Widiyati, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan atas kepercayaan menjadikan sekolahnya sebagai lokasi penyelenggaraan, beliau juga memohon maaf apabila terdapat fasilitas yang kurang berkenan selama pelaksanaan kegiatan.

Dari Dinas Pendidikan Kota Kediri dalam hal ini diwakili oleh Ibu Lusi Yulianti, S.Pd., MM, selaku Kepala Bidang Tenaga Pendidik dan Kependidikan, menegaskan bahwa selesainya pelatihan bukanlah akhir perjalanan. Para peserta kini memiliki tanggung jawab penting untuk mengimbaskan ilmu yang telah diperoleh kepada siswa, rekan guru di sekolah masing-masing, serta guru-guru lain di lingkungan Kota Kediri.

“Pelatihan ini menjadi awal implementasi nyata di sekolah. Kami berharap para peserta dapat menjadi motor penggerak literasi digital dan pemanfaatan kecerdasan artifisial di jenjang SD,” ujarnya.

Pada penghujung kegiatan, panitia memberikan apresiasi kepada dua peserta terbaik dari masing-masing kelas. Untuk Kelas A, penghargaan diberikan kepada ibu Wiwin Isti Wahyuni dari SD Plus Rahmat, sementara untuk Kelas B, penghargaan diberikan kepada bapak Supriyanto dari SD Negeri Bandar Kidul 2. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, ketekunan, serta kualitas tugas dan implementasi yang mereka tunjukkan selama mengikuti pelatihan..

Para peserta menilai pelatihan KKA ini sangat bermanfaat untuk menjawab tantangan pembelajaran di era digital. Mereka menyatakan siap mengimbaskan ilmu yang diperoleh dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di Kota Kediri.

Dengan berakhirnya diklat ini, guru-guru SD diharapkan semakin percaya diri dalam mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial ke dalam proses belajar mengajar, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan relevan bagi generasi masa depan, dengan tetap mengedepankan pembelajaran mendalam yang mencakup meaningful, mindful, dan joyful sebagai pendekatan utama dalam penguatan kompetensi siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *