Perkuat Implementasi IA 2024 Versi 2025
Surabaya, 10 Agustus 2025 – Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Asesor Akreditasi Dasmen Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 10–16 Agustus 2025 secara daring melalui Zoom Meeting dan Learning Management System (LMS).
Pelatihan ini diikuti oleh ratusan asesor dari berbagai unsur, antara lain Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, perguruan tinggi, guru/kepala sekolah, hingga pemerhati pendidikan. Mereka dipersiapkan untuk memahami secara mendalam Instrumen Akreditasi (IA) 2024 versi 2025, yang menekankan pendekatan berbasis kinerja, substansi, dan konteks.
Materi Pelatihan
Dalam pelatihan ini, peserta dibekali tujuh modul utama, yaitu:
- Paradigma dan Kebijakan Akreditasi Terkini, termasuk pemahaman IA 2024 dan prinsip akreditasi berbasis kinerja.
- Etika dan Perilaku Asesor Profesional, menekankan pentingnya integritas, objektivitas, dan profesionalisme.
- Teknik Penggalian Data, melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen.
- Analisis dan Validasi Data, guna membedakan informasi konsisten dan inkonsisten sebelum menyusun rasionalisasi penilaian.
- Penyusunan Catatan dan Saran, dengan menekankan rekomendasi yang konstruktif dan terbuka.
- Penggunaan Sispena-PDM, aplikasi digital terbaru untuk mendukung proses visitasi dan penilaian.
Profesionalisme Asesor
Ketua BAN-PDM Jawa Timur, Phonny Aditiawan Mulyana, dalam surat undangan resmi menyampaikan bahwa seluruh peserta diharapkan mengikuti pelatihan secara penuh sebagai bentuk tanggung jawab profesional. “Asesor adalah garda terdepan dalam menjaga kualitas akreditasi. Integritas dan objektivitas harus senantiasa dijunjung tinggi agar kepercayaan publik terhadap sistem akreditasi tetap terjaga,” tegasnya.
Dampak bagi Mutu Pendidikan
Melalui kegiatan ini, BAN-PDM Jawa Timur menargetkan para asesor mampu melaksanakan visitasi akreditasi dengan lebih bermakna, inklusif, dan kontekstual. IA 2024 versi 2025 memberi ruang bagi sekolah dan madrasah untuk menunjukkan kinerja sesuai dengan konteks masing-masing, sehingga mutu layanan pendidikan dapat terpotret secara lebih objektif dan utuh.
Pelatihan Asesor Akreditasi Dasmen 2025 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah, sekaligus memastikan bahwa akreditasi tidak sekadar formalitas, melainkan upaya nyata untuk perbaikan berkelanjutan.