Kediri, 18 November 2025 – Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru SMP se-Kota Kediri resmi ditutup pada Selasa, 18 November 2025. Penutupan kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri serta perwakilan dari LPD Yayasan Roudlotut Tholibin selaku penyelenggara.

Pelatihan yang berlangsung sejak 30 Juni hingga 18 November 2025 ini didampingi oleh dua fasilitator, yaitu Khotibul Umam, M.Pd. dan Meisanti, M.Sy. Keduanya membimbing peserta dari awal hingga akhir proses, termasuk pendalaman materi dan praktik penerapan AI serta koding dalam pembelajaran.

Rangkaian kegiatan terdiri dari In-1 selama lima hari, dilanjutkan OJT 1 hingga OJT 3 yang dilakukan di sekolah masing-masing, dan ditutup dengan In-2 selama dua hari. Model pelatihan berlapis ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan teknologi pembelajaran secara nyata di kelas.

Dalam sambutan penutupan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri mengapresiasi dedikasi seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi seperti koding dan kecerdasan artifisial akan menjadi kompetensi penting bagi guru di era pendidikan modern.

Sesuai ketentuan program, para peserta memiliki kewajiban untuk melakukan pengimbasan kepada guru lain di sekolah maupun komunitasnya. Langkah ini diharapkan mempercepat perluasan praktik baik pembelajaran berbasis teknologi di Kota Kediri.

Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara memberikan penghargaan Peserta Terbaik kepada Anzalna Nurrahma dari SMP Arrisalah Kediri. Dalam sesi pesan dan kesan, Anzalna menyampaikan rasa bangganya telah mengikuti pelatihan hingga tuntas.

“Pelatihan KKA ini sangat membuka wawasan saya tentang bagaimana koding dan AI bisa membuat pembelajaran lebih menarik dan relevan untuk siswa. Prosesnya panjang, tapi sangat bermanfaat. Terima kasih kepada fasilitator dan teman-teman yang sudah saling mendukung. Semoga ilmu yang kami dapat bisa memberi dampak nyata di sekolah,” ujarnya.

Dengan berakhirnya pelatihan KKA ini, Dinas Pendidikan berharap para guru terus bergerak menjadi pionir pembelajaran berbasis teknologi, sehingga kualitas pendidikan di Kota Kediri semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *